Pengertian Hosting dan Fungsinya beserta Jenisnya

Diposting pada

Pengertian Hosting dan Fungsinya – Apa itu hosting? Layanan web hosting adalah layanan Internet yang menyediakan sumber daya server untuk disewakan sehingga organisasi atau individu dapat menempatkan informasi di internet, baik dalam bentuk HTTP, FTP, EMAIL atau DNS.

Untuk pembahasan tentang HTTP, FTP, Email, dan DNS, saya akan membahasnya di artikel berikutnya.

Jika analoginya adalah, situs web adalah bangunan, maka hosting adalah sebidang tanah dan domain adalah alamat sebidang tanah. Hosting terdiri dari kombinasi server atau server yang terhubung ke jaringan internet berkecepatan tinggi.

Jenis Jenis Hosting

Ada beberapa jenis layanan hosrting seperti shared hosting, dedicated hosting, VPS (Virtual Private Server) dan Colocation Server (Colocation Server).

Shared Hosting
Shared hosting adalah layanan hosting di mana akun hosting digabungkan dengan beberapa akun hosting lain di server yang sama, dan menggunakan layanan ini bersama-sama.

Satu situs berbagi sumber daya server seperti RAM dan CPU dengan pengguna lain. Satu server dapat ditempati oleh beberapa, sangat sedikit, ratusan hingga ribuan klien.

Menurut konsep berbagi, biaya pemeliharaan server dibagi sesuai dengan jumlah klien. Semakin banyak klien yang menempati satu server, semakin biasanya semakin murah biaya sewa yang harus dibayar oleh klien.

5 Penyedia Hosting Berbagi Terbaik

1. Bluehost.com
2. Ipage.com
3. Inmotionhosting.com
4. Greengeeks.com
5. Hostgator.com/shared

Dari lima penyedia hosting diatas, saya sangat merekomendasikan anda untuk menggunkan bluehost. karena blue host harga nya sangat murah. Saya yakin anda akan meyukainya.

Klik gambar bawah ini untuk mendaftar bluehost. Masukan identitas diri anda, dan dapatkan harga paling murah dengan kualitas super mewah.

pengertian hosting dan fungsinya
hosting paling murah

 

Baca selengkapnya sepenuhnya: Pengertian Shared Hosting

Decated Hosting
Server khusus adalah server yang digunakan untuk menjalankan aplikasi beban tinggi dan tidak dapat dioperasikan di shared hosting atau VPS.

Server ini dapat disediakan oleh penyewa itu sendiri atau dipinjamkan dari pemilik lokasi pusat data ke penyewa. Penyedia menyediakan satu set server web fisik lengkap dengan sistem operasi.

Pengguna mendapat akses root ke server webnya, dan ditugaskan untuk memelihara server yang telah disediakan melalui akses yang disediakan.

5 Layanan Penyedia Decated Hosting

1. Liquidweb.com
2. Ipage.com
3. Inmotionhosting.com
4. Greengeeks.com
5. Hostgator.com/shared

Virtual Private Server
Virtual Private Server (VPS) dibuat dengan membagi sumber daya server fisik ke server virtualisasi di mana sumber daya dapat dialokasikan dengan cara yang tidak akan secara langsung mempengaruhi perangkat keras server.

Karena itu, di VPS ada beberapa sistem operasi yang dijalankan bersama.

5 Penyedia Virtual Private Server

1. Liquidweb.com
2. Ipage.com
3. Inmotionhosting.com
4. Greengeeks.com
5. Hostgator.com/shared

Kolokasi server
Kolokasi server adalah server yang dipercayakan kepada penyedia layanan internet di mana penyedia layanan internet menyediakan listrik, koneksi internet, dan AC, dan rak-rak tempat server berada.

Server sepenuhnya dimiliki oleh pelanggan dan dikelola sendiri oleh pelanggan. Pelanggan tidak perlu menyewa server ke penyedia layanan internet.

Ini adalah tanggung jawab pelanggan untuk mengunjungi pusat data. Peningkatan perangkat keras atau perubahan lain ke server kolokasi yang dimiliki.

Pusat Data Colocation
Penyedia server Colocation atau perusahaan pusat data harus memiliki bangunan dengan spesifikasi yang memadai, karena harus di tempat sistem pendingin, sistem pencegah kebakaran, daya cadangan seperti generator ditetapkan untuk menjaga layanan pusat data berjalan non-stop.

Ini adalah inti dari pusat data selain mengakses tulang punggung untuk komunikasi data dan keamanan baik secara fisik maupun perangkat lunak.

Pelanggan yang menggunakan layanan colocation akan menempatkan server mereka sendiri di pusat data dan kemudian terhubung ke jaringan komunikasi data untuk koneksi bandwidth Indonesia dan Internasional (IIX dan IX).

Pengguna pusat data colocation tidak terbatas pada perusahaan hosting, tetapi perusahaan Indonesia yang memiliki departemen TI juga memiliki banyak kebutuhan server colocation di penyedia pusat data mereka untuk perangkat Server mereka yang dimaksudkan untuk mendukung operasi bisnis perusahaan untuk menghindari sedikit stagnasi. untuk mitigasi bencana atau pusat pemulihan bencana.

Karakteristik Pusat Data untuk Colocation Server

Sebagaimana dijelaskan di atas, pusat data memiliki standar yang harus dipenuhi untuk dianggap sebagai pusat data dan memenuhi syarat untuk memberikan layanan, baik standar ISO dan standar sertifikasi Tier dari Uptime Institute.

Fitur-fitur berikut diperlukan di pusat data:

  1. Tingkat keamanan yang lebih tinggi selama 24 jam termasuk penggunaan biometrik dan kamera CCTV
  2. Pencegahan kebakaran cukup standar
  3. Cadangan daya
  4. Personal IT 24 jam non-stop
  5. Lokasi bebas dari tanah longsor, banjir, bencana dan kerusuhan
  6. Sistem kontrol suhu dari segala arah
  7. Koneksi jaringan netral dari beberapa operator telekomunikasi menjadi lebih fleksibel dalam memilih koneksi jaringan internet tanpa harus memindahkan server.
  8. Sistem pemantauan memadai dan selalu diperbarui.

Demikian artikel tentang pengertian hosting dan fungsinya, beserta jenisnya. Semoga bermanfaat.

Silahkan berkomentar dengan relevan