Pengertian Jaringan Komputer Beserta Jenisnya (LENGKAP)

PintarKomputer.Id – Jaringan komputer (bahasa inggris: computer network) adalah jaringan telekomunikasi yang dapat menjadikan komputer berkomunikasi satu sama lain dengan bertukar data.

Maksud dari Jaringan adalah untuk mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan menyediakan layanan.

Pihak yang meminta atau menerima layanan disebut dengan klien (client) sedangkan pihak yang menyediakan atau mengirim layanan yang disebut pelayan (server). Desain ini disebut dengan jaringan client-server, dan digunakan di hampir semua aplikasi jaringan komputer.

Dua komputer yang memiliki kartu jaringan (network card), Selanjutnya terhubung melalui kabel atau nirkabel sebagai media transmisi datanya, dan ada perangkat lunak sistem operasi jaringan yang akan membentuk jaringan komputer sederhana.

Namun, apabila Anda ingin membuat jaringan komputer Anda lebih luas, maka diperlukan perangkat jaringan komputer tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksi.

 

Sejarah Perkembangan Jaringan Komputer

Sejarah jaringan komputer berawal dari lahirnya konsep jaringan komputer di tahun 1940-an di Amerika yang dikandung oleh proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan kelompok penelitian Harvard University yang dipimpin oleh profesor Howard Aiken.

Pada mulanya proyek hanya ingin memanfaatkan perangkat komputer yang harus dibagi.

Untuk bekerja pada beberapa proses tanpa membuang banyak waktu, proses Batch dibuat, sehingga beberapa program dapat dijalankan pada komputer dengan aturan antrian.

Selanjutnya di tahun 1950-an pada saat jenis komputer mulai berkembang hingga terciptanya komputer super, maka komputer harus melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berbasis waktu yang dikenal sebagai TSS.

Dalam sistem TSS beberapa terminal dihubungkan secara seri ke komputer atau perangkat lain yang terhubung dalam jaringan komputer (host).

Dalam proses TSS, gabungan teknologi computer dan teknologi telekomunikasi yang mulanya dikembangkan secara mandiri.

Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk melakukan penelitian yang bertujuan untuk menghubungkan sejumlah komputer untuk membentuk jaringan organik di tahun 1969.

Program penelitian ini dikenal sebagai ARPANET. di tahun 1970, lebih dari 10 komputer sukses terhubung satu sama lain sehingga mereka dapat berkomunikasi satu sama lain dan membentuk jaringan.

Dan di tahun 1970 dimulai lah Distributed Processing. Dalam proses ini beberapa host komputer melakukan pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang terhubung secara seri di setiap komputer host.

Dalam proses distribusi, mutlak diperlukan untuk memiliki perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer harus melayani terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.

Di tahun 1972, Roy Tomlinson (lahir di Amsterdam, New York, 23 April 1941) sukses menyempurnakan program email yang dibuatnya setahun lalu untuk ARPANET. Program ini sangat mudah digunakan, segera menjadi populer. di tahun yang sama, 1972, ikon (@) juga diperkenalkan sebagai simbol penting yang menunjukkan “at” atau “on”.

Di tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan melebihi Amerika Serikat. Computer University College yang berada London adalah komputer pertama di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet.

Di tahun yang sama, 1973, dua ahli komputer yaitu Vinton Cerf (yang sering disebut sebagai salah satu bapak pendiri Internet, ) dan Bob Kahn (Lahir: 23 Desember 1938, Brooklyn, Kota New York, New York, Amerika), mempresentasikan ide yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran Jaringan Internasional (Internet).

Ide ini disedian untuk pertama kalinya di Universitas Sussex. Hari bersejarah selanjutnya adalah 26 Maret 1976, pada saat Ratu Inggris sukses mengirimkan e-mail dari Royal Signals dan Radar Establishment in Malvern. Setahun selanjutnya, lebih dari 100 komputer yang bergabung dengan ARPANET membentuk jaringan atau jaringan.

Pada saat komputer tumbuh untuk membentuk jaringan, diperlukan protokol resmi yang dapat dikenali dan diterima oleh semua jaringan. Untuk alasan ini, di tahun 1982 sebuah Transmission Control Protocol (TCP) dibentuk atau lebih dikenal sebagai Internet Protocol (IP) yang kita kenal sekarang.

Sementara itu, di Eropa, jaringan serupa selanjutnya dikenal sebagai Europe Network (EUNET) yang meliputi wilayah Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan EUNET menyediakan layanan email dan grup berita USENET.

Untuk menyeragamkan alamat pada jaringan komputer yang ada, maka di tahun 1984 diperkenalkan Domain Name System atau sistem nama domain, yang sekarang dikenal sebagai DNS.

Komputer yang terhubung ke jaringan yang ada melebihi 1000 komputer. di tahun 1987, jumlah komputer yang terhubung ke jaringan melonjak 10 kali hingga 10.000 lebih.

Jaringan komputer terus berkembang di tahun 1988, Jarkko Oikarinen yang merupakan seorang warga negara Finlandia, menemukan dan memperkenalkan Obrolan Relay Internet atau IRC, yang memungkinkan dua atau lebih pengguna komputer untuk berinteraksi langsung dengan mengirim pesan (chatting).

Akibatnya, setahun selanjutnya jumlah komputer yang saling berhubungan melonjak 10 kali lipat. Tidak kurang dari 100.000 komputer membentuk jaringan.

Pertengahan 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, pada saat TimBerners Lee mendesain program editor dan explorer yang dapat menguasai satu komputer dengan yang lain dengan membentuk jaringan. Program ini disebut Waring Wera Wanua atau World Wide Web.

Komputer yang saling terhubung untuk membentuk jaringan telah melebihi satu juta komputer di tahun 1992. Dan istilah-istilah berselancar tahun yang sama muncul.

Dan di tahun 1994, situs di internet telah berkembang menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya berbelanja melalui internet atau belanja virtual atau e-retail muncul di situs. di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga merupakan tahun kelahiran Netscape Navigator 1.0.

 

Klasifikasi Jaringan Komputer

Klasifikasi jaringan komputer dibagi menjadi:

Berdasarkan geografi, jaringan komputer dibagi pada jaringan LAN atau local area network, jaringan MAN atau metropolitan area network dan jaringan WAN atau wide area network.

Jaringan LAN adalah jaringan milik pribadi di dalam bangunan atau tempat yang berukuran beberapa kilometer.

LAN sering digunakan untuk menghubungkan komputer pribadi dan kantor internal kantor perusahaan atau pabrik untuk menggunakan sumber daya bersama (misalnya printer dan bertukar informasi).

Sementara jaringan MAN adalah perluasan jaringan LAN sehingga mencakup satu kota atau kabupaten yang cukup besar, terdiri dari puluhan bangunan dalam jarak 10 samapi 50 kilometer.

Transmisi kabel yang digunakan adalah kabel serat optik (fiber optic).

Jaringan WAN adalah jaringan area luas, meliputi antar kota, antar provinsi, antar negara, bahkan antar benua.

Jaraknya dapat mencakup seluruh dunia, misalnya, jaringan yang menghubungkan semua bank di Indonesia, atau jaringan yang menghubungkan semua kantor Perwakilan Indonesia di seluruh dunia.

Media transmisi data adalah komunikasi melalui satelit, tetapi banyak yang bergantung pada koneksi serat optik antar negara.

Berdasarkan fungsinya, ia dibagi menjadi jaringan Peer-to-peer, jaringan client-server. Jaringan client-server atas dasar bahwa ada satu komputer yang disiapkan untuk menjadi server dari komputer lain yang merupakan klien (client).

Semua permintaan layanan sumber daya dari komputer klien (client) harus diteruskan ke komputer server, komputer server ini yang akan mengelola layanan.

Apabila komunikasi permintaan layanan sangat sibuk, bahkan dapat disiapkan lebih dari satu komputer untuk menjadi server, sehingga ada pembagian tugas, misalnya server file, server print, server basis data dll.

Tentu saja pengaturan komputer server biasanya lebih dari pengaturan komputer klien (client) baik dari segi kapasitas memori, kapasitas hard disk serta kecepatan prosesor.

Sementara jaringan end-to-end ditunjukkan dengan komputer yang saling mendukung, sehingga setiap komputer dapat meminta penggunaan bersama sumber daya dari komputer lain, jadi jaringan end-to-end harus siap untuk melayani permintaan dari komputer lain.

Model jaringan ini biasanya hanya dapat diterapkan ke sejumlah komputer yang maksimal 25, karena komunikasi akan rumit dan macet pada saat komputer terlalu banyak.

 

Properti Jaringan Komputer

Jaringan komputer dapat dianggap sebagai cabang dari teknik elektronik, telekomunikasi, ilmu komputer, teknologi informasi atau teknik komputer, karena itu bergantung pada penerapan teoritis dan praktis dari disiplin terkait.

Jaringan komputer memfasilitasi komunikasi interpersonal yang memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi secara efisien dan mudah melalui berbagai cara: email, pesan instan, obrolan online, telepon, panggilan telepon video, dan konferensi video.

Pengguna dapat mengakses dan menggunakan sumber daya yang disediakan oleh perangkat pada jaringan, seperti mencetak dokumen pada printer jaringan bersama atau penggunaan perangkat penyimpanan bersama.

Jaringan memungkinkan berbagi file, data dan jenis informasi lainnya yang memberikan pengguna yang berwenang kemampuan untuk mengakses informasi yang disimpan di komputer lain pada jaringan. Komputasi terdistribusi menggunakan sumber daya komputasi di seluruh jaringan untuk menyelesaikan tugas.

Jaringan komputer dapat digunakan oleh peretas keamanan untuk menyebarkan virus komputer pada perangkat yang terhubung ke jaringan, atau untuk mencegah perangkat ini mengakses jaringan melalui serangan denial-of-service.

 

Paket Jaringan Komputer

Tautan komunikasi komputer yang tidak mendukung paket, seperti tautan telekomunikasi point-to-point, cukup mengirimkan data sebagai aliran bit. Namun, sebagian besar informasi dalam jaringan komputer dilakukan dalam bentuk paket.

Paket jaringan adalah unit data yang diformat (daftar bit atau byte, biasanya beberapa puluh byte hingga beberapa kilobita) yang dibawa oleh jaringan packet-switched.

Paket dikirim melalui jaringan ke tujuan mereka. Setelah paket tiba, mereka disusun kembali ke dalam pesan asli mereka.

Paket terdiri dari dua jenis data: informasi kontrol, dan data pengguna (payload). Informasi kontrol menyediakan data yang dibutuhkan jaringan untuk mengirimkan data pengguna, misalnya: alamat jaringan sumber dan tujuan, kode pendeteksi kesalahan, dan informasi sekuensing. Biasanya, informasi kontrol ditemukan di header dan trailer paket, dengan data muatan di antaranya.

 

Jaringan Komputer Berdasarkan Media Transmisi

Media transmisi (sering disebut dalam literatur sebagai media fisik) yang digunakan untuk menghubungkan perangkat untuk membentuk jaringan komputer termasuk kabel listrik, serat optik, dan gelombang radio. Dalam model OSI, ini didefinisikan pada layer 1 dan 2, layer fisik dan layer link data.

1. Teknologi kabel
Kabel serat optik digunakan untuk mengirimkan cahaya dari satu node komputer atau jaringan ke yang lain.

Kabel koaksial banyak digunakan untuk sistem televisi, gedung perkantoran, dan tempat kerja lainnya untuk jaringan LAN. Kabel terdiri dari kawat tembaga atau aluminium yang dikelilingi oleh lapisan isolasi (biasanya bahan yang fleksibel dengan konstanta dielektrik yang tinggi), yang dengan sendirinya dikelilingi oleh lapisan konduktif.

Isolasi membantu meminimalkan gangguan dan distorsi. Kecepatan transmisi berkisar dari 200 juta bps hingga lebih dari 500 juta bps.

Kabel twisted pair adalah media yang paling banyak digunakan untuk semua telekomunikasi. Kabel twisted-pair terdiri dari kabel tembaga yang dipilin menjadi pasangan.

Kabel telepon biasa terdiri dari dua kawat tembaga berinsulasi yang dipintal menjadi pasangan. Pengkabelan jaringan komputer (wired Ethernet sebagaimana didefinisikan oleh IEEE 802.3 ) terdiri dari 4 pasang kabel tembaga yang dapat digunakan untuk transmisi suara dan data.

Penggunaan dua kabel yang dipintal bersama membantu mengurangi crosstalk dan induksi elektromagnetik. Kecepatan transmisi berkisar dari 2 juta bit per detik hingga 10 miliar bit per detik.

Kabel twisted pair hadir dalam dua bentuk: unshielded twisted pair (UTP) dan shielded twisted-pair (STP).

Serat single-mode memiliki keuntungan karena mampu mempertahankan sinyal koheren untuk lusinan atau bahkan seratus kilometer.

Serat multimode lebih murah untuk dihentikan tetapi terbatas pada beberapa ratus atau bahkan hanya beberapa puluh meter, tergantung pada kecepatan data dan kabel.

2. Teknologi nirkabel

a. Microwave terestrial
Komunikasi microwave terestrial menggunakan pemancar dan penerima yang berbasis Bumi yang menyerupai piringan satelit. Gelombang mikro terestrial berada dalam kisaran gigahertz rendah, yang membatasi semua komunikasi ke garis pandang. Stasiun relay berjarak sekitar 48 km (30 mil) terpisah.

b. Satelit komunikasi
Satelit berkomunikasi melalui gelombang radio gelombang mikro, yang tidak dibelokkan oleh atmosfer Bumi. Satelit ditempatkan di ruang angkasa, biasanya di orbit geosynchronous 35.400 km (22.000 mil) di atas khatulistiwa. Sistem pengaliran Bumi ini mampu menerima dan menyampaikan suara, data, dan sinyal TV.

Sistem seluler dan PCS menggunakan beberapa teknologi komunikasi radio. Sistem membagi wilayah tersebut menjadi beberapa wilayah geografis. Setiap area memiliki pemancar daya rendah atau perangkat antena relai radio untuk merelai panggilan dari satu area ke area selanjutnya.

c. Radio dan teknologi penyebaran spektrum
Jaringan area lokal nirkabel menggunakan teknologi radio frekuensi tinggi yang mirip dengan teknologi seluler digital dan radio frekuensi rendah.

Wireless LAN menggunakan teknologi spread spectrum untuk memungkinkan komunikasi antara banyak perangkat dalam area terbatas. IEEE 802.11 mendefinisikan citarasa umum teknologi gelombang radio nirkabel berstandar terbuka yang dikenal sebagai Wifi.

 

Perangkat Keras Jaringan Komputer

Terlepas dari media transmisi fisik yang ada, jaringan terdiri dari blok bangunan sistem dasar tambahan, seperti pengendali NIC, repeater, hub, jembatan, switch, router, modem, dan firewall. Setiap bagian peralatan tertentu akan sering memuat banyak blok bangunan dan melakukan banyak fungsi.

a. NIC

pengertian jaringan komputer
LAN card – perangkat jaringan komputer

NIC adalah perangkat keras jaringan komputer yang menyediakan komputer dengan kemampuan untuk mengakses media transmisi, dan memiliki kemampuan untuk memproses informasi jaringan tingkat rendah.

Misalnya, NIC mungkin memiliki konektor untuk menerima kabel, atau antena untuk transmisi dan penerimaan nirkabel, dan sirkuit terkait.

NIC merespon lalu lintas yang ditujukan ke alamat jaringan baik untuk NIC atau komputer secara keseluruhan.
pada jaringan Ethernet, setiap kontroler  memiliki Mac Address unik biasanya disimpan dalam memori permanen pengontrol.

Untuk menghindari konflik alamat antara perangkat jaringan, Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) mempertahankan dan mengelola keunikan Mac Address.

b. Repeater dan hub
Repeater adalah perangkat elektronik yang menerima sinyal jaringan. Sinyal dipancarkan kembali pada tingkat daya yang lebih tinggi, atau ke sisi lain dari obstruksi, sehingga sinyal dapat menutupi jarak yang lebih jauh tanpa degradasi.

Repeater dengan beberapa port dikenal sebagai hub Ethernet. Repeater bekerja pada layer fisik dari model OSI.

Repeater membutuhkan sedikit waktu untuk meregenerasi sinyal. Ini dapat menyebabkan penundaan propagasi yang memengaruhi kinerja jaringan dan dapat memengaruhi fungsi yang tepat.

Akibatnya, banyak arsitektur jaringan membatasi jumlah repeater yang dapat digunakan secara berturut-turut, misalnya, aturan Ethernet 5-4-3.

Hub dan repeater di LAN sebagian besar telah usang oleh switch modern.

c. Bridge
Bridge menghubungkan dan menyaring lalu lintas antara dua segmen jaringan pada layer data link (layer 2) dari model OSI untuk membentuk jaringan tunggal.

Bridge hadir dalam tiga tipe dasar:

Bridge lokal: Langsung menghubungkan LAN

Bridge jarak jauh: Dapat digunakan untuk membuat tautan jaringan area luas (WAN) antar LAN. Bridgejauh, di mana tautan penghubung lebih lambat daripada jaringan akhir, sebagian besar telah diganti dengan perute.

Bridge nirkabel: Dapat digunakan untuk bergabung dengan LAN atau menghubungkan perangkat jarak jauh ke LAN.

d. Switch
Switch adalah perangkat yang meneruskan dan memfilter OSI layer 2 datagram antar port berdasarkan Mac Address tujuan di setiap bingkai.

switch berbeda dari hub di mana ia hanya meneruskan frame ke port fisik yang terlibat dalam komunikasi daripada semua port yang terhubung. Ini dapat dianggap sebagai Bridgemulti-port.

e. Router
Router rumah atau kantor kecil yang menunjukkan saluran telepon ADSL dan koneksi jaringan kabel Ethernet

Router adalah perangkat internetworking yang meneruskan paket antar jaringan dengan memproses informasi routing yang termasuk dalam paket atau datagram (informasi protokol Internet dari layer 3).

Informasi routing sering diproses bersamaan dengan tabel routing (atau forwarding table). Router menggunakan tabel routing untuk menentukan tempat untuk meneruskan paket.

Sebuah tujuan dalam tabel routing dapat menyertakan antarmuka “null”, juga dikenal sebagai antarmuka “lubang hitam” karena data dapat masuk ke dalamnya, namun, tidak ada proses lebih lanjut yang dilakukan untuk data tersebut, yaitu paket-paket yang dijatuhkan.

f. Modem
Modem (MOdulator-DEModulator) digunakan untuk menghubungkan node jaringan melalui kabel yang mulanya tidak dirancang untuk lalu lintas jaringan digital, atau untuk nirkabel.

Untuk melakukan ini satu atau lebih sinyal pembawa dimodulasi oleh sinyal digital untuk menghasilkan sinyal analog yang dapat disesuaikan untuk memberikan properti yang diperlukan untuk transmisi. Modem biasanya digunakan untuk saluran telepon, menggunakan teknologi Digital Subscriber Line.

d. Firewall
Firewall adalah perangkat jaringan untuk mengontrol keamanan jaringan dan aturan akses. Firewall biasanya dipengaturan untuk menolak permintaan akses dari sumber yang tidak dikenal sementara memungkinkan tindakan dari yang diakui. Peran penting firewall bermain di keamanan jaringan tumbuh seiring dengan serangan cyber.

Artikel lebih lengkap tentang perangkat jaringan komputer bisa anda baca di “17 Perangkat Jaringan Komputer Dan Fungsinya”

Jaringan Komputer Berdasarkan Topologi Jaringannya

Topologi jaringan adalah tata letak atau hierarki organisasi node yang saling berhubungan dari jaringan komputer.

Dengan banyak teknologi, seperti Topologi, satu kegagalan dapat menyebabkan jaringan gagal sepenuhnya. Secara umum semakin banyak interkoneksi, semakin kuat jaringannya; tetapi semakin mahal biaya pemasangannya.

a. Topologi bus
Semua node terhubung ke media umum di sepanjang media ini. Ini adalah tata letak yang digunakan dalam Ethernet asli, yang disebut 10BASE5 dan 10BASE2. Ini masih merupakan topologi umum pada layer data link, meskipun varian layer fisik modern menggunakan tautan point-to-point sebagai gantinya.

b. Topologi Star (bintang)
Semua node terhubung ke simpul pusat khusus. Ini adalah tata-letak khas yang ditemukan di Wireless LAN, di mana setiap klien (client) nirkabel terhubung ke titik akses Wireless pusat.

c. Topologi Cincin (ring)
Cirinya adalah setiap node terhubung ke simpul tetangga kiri dan kanannya, sehingga semua node terhubung dan setiap node dapat mencapai setiap node lainnya dengan melewati simpul kiri atau kanan. Fiber Distributed Data Interface (FDDI) memanfaatkan topologi semacam itu.

d. Topologi mesh
Setiap node terhubung ke sejumlah tetangga sewenang-wenang sedemikian rupa sehingga ada setidaknya satu traversal dari node ke yang lain.

e. Topologi Pohon
Node disusun secara hierarkis.

Artikel lengkap dari topologi jaringan bisa anda baca di artikel yang berjudul “Topologi Jaringan Komputer

Protokol komunikasi

Protokol komunikasi memiliki berbagai karakteristik. Mereka mungkin berorientasi koneksi atau connectionless, mereka dapat menggunakan mode sirkuit atau packet switching, dan mereka dapat menggunakan pengalamatan hirarkis atau pengalamatan datar.

Ada banyak protokol komunikasi, beberapa di antaranya dijelaskan di bawah ini.

a. IEEE 802
IEEE 802 adalah keluarga standar IEEE yang berhubungan dengan jaringan area lokal dan jaringan MAN. Protokol IEEE 802 lengkap menyediakan beragam kemampuan jaringan. Protokol memiliki skema pengalamatan yang datar. Mereka beroperasi sebagian besar pada level 1 dan 2 dari model OSI.

Sebagai contoh, menjembatani MAC ( IEEE 802.1D ) berkaitan dengan routing paket Ethernet menggunakan Protokol Pohon Spanning. IEEE 802.1Q menjelaskan VLAN, dan IEEE 802.1X mendefinisikan protokol Access Control berbasis port, yang membentuk dasar untuk mekanisme otentikasi yang digunakan dalam VLAN (tetapi juga ditemukan di WLAN). Ini dilihat pengguna rumahan pada saat pengguna harus memasukkan “kunci akses nirkabel”.

b. Ethernet
Ethernet terkadang hanya disebut LAN, adalah keluarga protokol yang digunakan dalam kabel LAN, dijelaskan oleh serangkaian standar yang disebut IEEE 802.3 yang diterbitkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers.

c. LAN Nirkabel
Wireless LAN (WLAN) atau WiFi, merupakan anggota keluarga protokol IEEE 802 yang paling terkenal untuk pengguna rumahan saat ini. Ini distandarisasi oleh IEEE 802.11 dan berbagi banyak properti dengan Ethernet kabel.

d. Internet Protocol Suite
Internet Protocol Suite, juga disebut TCP atau IP, adalah fondasi dari semua jaringan modern.

Pada intinya, protokol suite mendefinisikan spesifikasi pengalamatan dan perutean untuk Internet Protocol Versi 4 (IPv4) dan untuk IPv6, generasi selanjutnya dari protokol dengan kemampuan pengalamatan yang jauh lebih besar.

e. SONET atau SDH
Synchronous optical networking (SONET) dan Synchronous Digital Hierarchy (SDH) adalah protokol multiplexing standar yang mentransfer beberapa bit stream digital melalui serat optik menggunakan laser.

Keduanya mulanya dirancang untuk mentransmisikan komunikasi sirkuit mode dari berbagai sumber yang berbeda, terutama untuk mendukung real-time, uncompressed, circuit-switched voice yang dikodekan dalam format PCM (Pulse-Code Modulation).

Namun, karena netralitas protokol dan fitur berorientasi transportasi, SONET atau SDH juga merupakan pilihan yang jelas untuk mengangkut frame Asynchronous Transfer Mode (ATM).

Jaringan Komputer Berdasarkan Letak Geografisnya

1. Jaringan Nano
Jaringan komunikasi berskala nano memiliki komponen utama yang diimplementasikan pada skala nano termasuk pembawa pesan dan memanfaatkan prinsip-prinsip fisik yang berbeda dari mekanisme komunikasi makroskopik.

Komunikasi skala nano memperluas komunikasi ke sensor dan aktuator yang sangat kecil seperti yang ditemukan dalam sistem biologis dan juga cenderung beroperasi di lingkungan yang terlalu keras untuk komunikasi klasik.

2. Jaringan PAN (Personal Area Network)
Jaringan area pribadi (PAN) adalah jaringan komputer yang digunakan untuk komunikasi antara komputer dan perangkat teknologi informasi yang berbeda yang dekat dengan satu orang.

Beberapa contoh perangkat yang digunakan dalam PAN adalah komputer pribadi, printer, mesin faks, telepon, PDA, scanner, dan bahkan konsol permainan.

PAN termasuk perangkat berkabel dan nirkabel. Jangkauan dari PAN biasanya memanjang hingga 10 meter. PAN kabel biasanya dibangun dengan koneksi USB dan FireWire sementara teknologi seperti Bluetooth dan komunikasi inframerah biasanya membentuk PAN nirkabel.

Pembahas tentang jaringan PAN bisa anda baca di “pengertian jaringan PAN

3. Jaringan LAN (Local area network)
Jaringan LAN adalah jaringan yang menghubungkan komputer dan perangkat di area geografis terbatas seperti rumah, sekolah, gedung perkantoran, atau kelompok bangunan yang diposisikan secara dekat.

kabel LAN kemungkinan besar didasarkan pada teknologi Ethernet. Standar yang lebih baru seperti ITU-T G.hn juga menyediakan cara untuk membuat LAN berkabel menggunakan kabel yang ada, seperti kabel koaksial, saluran telepon, dan jaringan listrik.

LAN berbeda dengan jaringan WAN, termasuk kecepatan transfer data yang lebih tinggi, jangkauan geografis terbatas, dan kurangnya ketergantungan pada jalur yang disewakan untuk menyediakan konektivitas.

Teknologi LAN IEEE 802.3 lainnya beroperasi pada kecepatan transfer data hingga 100 Gbit atau s, distandarisasi oleh IEEE di tahun 2010. Saat ini, 400 Gbit sedang dikembangkan.

LAN dapat dihubungkan ke WAN menggunakan router.

Penjelasan lengkap mengenai jaringan LAN dapat anda baca di “pengertian jaringan LAN

4. Storage area network (SAN)
Jaringan SAN adalah jaringan yang khusus menyediakan akses ke konsolidasi, blok tingkat penyimpan data. SAN digunakan untuk membuat perangkat penyimpanan, seperti array disk, tape libraries, dan jukebox optik, dapat diakses oleh server sehingga perangkat muncul seperti lokal terpasang perangkat ke sistem operasi.

SAN biasanya memiliki jaringan sendiri dari perangkat penyimpanan yang biasanya tidak dapat diakses melalui jaringan LAN dengan perangkat lain

Manfaat jaringan SAN
Berbagi penyimpanan biasanya menyederhanakan administrasi penyimpanan dan menambah fleksibilitas karena kabel dan perangkat penyimpanan tidak harus secara fisik pindah bergeser penyimpanan dari satu server ke yang lain.

5. Home Area Network
Jaringan HAN adalah jaringan area lokal (LAN) untuk komunikasi antara perangkat digital yang biasanya digunakan di rumah, biasanya sejumlah kecil komputer pribadi dan aksesoris, seperti printer dan perangkat komputasi mobile.

Fitur yang memungkinkan akses printer bersama dan akses scanner bersama di antara semua komputer dan pengguna (biasanya seluruh anggota keluarga) di rumah, dengan cara yang sama seperti dalam sebuah kantor kecil workgroup , misalnya, melalui didistribusikan peer-to-peer (tanpa server pusat). Selain itu, server rumah dapat ditambahkan untuk fungsionalitas meningkat.

HomeGroup Windows adalah fitur baru di Microsoft Windows 7 yang menyederhanakan file sharing. Semua pengguna (biasanya seluruh anggota keluarga).

Password tidak diperlukan dari para anggota keluarga selama login. Sebaliknya, file sharing aman dimungkinkan melalui kata sandi sementara yang digunakan saat menambahkan komputer ke HomeGroup.

Jaringan rumah dapat menggunakan teknologi kabel atau nirkabel. Sistem kabel biasanya menggunakan kabel unshielded twisted pair, seperti salah satu dari Kategori 3 (CAT3) melalui Kategori 6 (CAT6) kelas, tetapi juga dapat diimplementasikan dengan kabel koaksial atau melalui kabel listrik.

6. Jaringan CAN atau Campus Area Network
CAN adalah sebuah jaringan komputer terdiri dari interkoneksi jaringan area lokal (LAN) dalam wilayah geografis yang terbatas.

Peralatan jaringan CAN adalah switch, router dan media transmisi lainnya seperti serat optik, CAT5 kabel dll yang hampir seluruhnya dimiliki oleh kampus penyewa / pemilik: perusahaan, universitas, pemerintah dll

Jaringan CAN sering menghubungkan berbagai bangunan, termasuk bangunan administrasi, gedung akademik, perpustakaan universitas asrama, gimnasium, dan struktur terpencil lainnya, seperti pusat konferensi, pusat teknologi dan lembaga pelatihan.

Sama seperti jaringan CAN, jaringan kampus perusahaan berfungsi untuk menghubungkan bangunan. Contoh-contoh adalah jaringan di Googleplex dan Microsoft.

Jaringan CAN biasanya saling berhubungan dengan kecepatan tinggi Ethernet link beroperasi lebih serat optik seperti Gigabit Ethernet dan 10 Gigabit Ethernet .

7. Jaringan Backbone
Jaringan backbone adalah bagian dari infrastruktur jaringan komputer yang menyediakan jalur untuk pertukaran informasi antara LAN atau sub-jaringan yang berbeda.

Backbone dapat mengikat jaringan yang berbeda-beda dalam gedung yang sama, di seluruh bangunan yang berbeda, atau di atas area yang luas.

Misalnya, perusahaan besar menerapkan jaringan backbone untuk menghubungkan departemen yang berlokasi di seluruh dunia. Peralatan yang mengikat jaringan departemen merupakan tulang punggung jaringan.

Pada saat merancang jaringan backbone, kinerja jaringan dan kemacetan jaringan adalah faktor penting yang harus dipertimbangkan. Biasanya, kapasitas jaringan tulang punggung lebih besar daripada jaringan individu yang terhubung dengannya.

Contoh lain dari jaringan backbone adalah backbone Internet, yang merupakan himpunan jaringan area luas (WAN) dan router inti yang mengikat semua jaringan yang terhubung ke Internet.

8. Jaringan MAN
Jaringan MAN adalah jaringan komputer yang mencakup atau menjangkau kota atau kampus besar.

9. Jaringan WAN
Jaringan WAN adalah jaringan komputer yang mencakup area geografis besar seperti kota, negara, atau bahkan jarak antar benua.

WAN menggunakan saluran komunikasi yang menggabungkan banyak jenis media seperti saluran telepon, kabel, dan gelombang udara.

WAN sering memanfaatkan fasilitas transmisi yang disediakan oleh operator umum, seperti perusahaan telekomunikasi. Teknologi WAN biasanya berfungsi pada tiga layer bawah dari model referensi OSI : layer fisik, layer tautan data, dan layer jaringan.

10. Jaringan VPN (Virtual Private Network)
Virtual private network (VPN) adalah jaringan overlay di mana beberapa link antara node dibawa oleh koneksi terbuka atau sirkuit virtual di beberapa jaringan yang lebih besar (misalnya, Internet) bukan oleh kabel fisik.

Protokol layer data link dari jaringan virtual dikatakan dilewatkan melalui jaringan yang lebih besar pada saat ini adalah kasusnya. Satu aplikasi umum adalah komunikasi aman melalui Internet publik, tetapi VPN tidak perlu memiliki fitur keamanan yang eksplisit, seperti otentikasi atau enkripsi konten.

VPN dapat digunakan untuk memisahkan lalu lintas komunitas pengguna yang berbeda melalui jaringan yang mendasarinya dengan fitur keamanan yang kuat.

VPN memiliki kinerja terbaik atau memiliki perjanjian tingkat layanan yang ditetapkan (SLA) antara pelanggan VPN dan penyedia layanan VPN. biasanya, VPN memiliki topologi yang lebih kompleks daripada point-to-point.

11. Jaringan GAN (Global area network)
Global Area Network (GAN) adalah skala besar WAN dan diimplementasikan secara global atau dunia. Jaringan ini bisa disebut juga dengan istilah internet, karena dapat menghubungkan semua yang ada di seluruh dunia.

Total jaringan terdiri dari sejumlah besar sub-jaringan dengan sebagian besar konektivitas antara jaringan dilakukan dengan menggunakan jaringan nirkabel.

Untuk menghubungkannya, maka dibangunlah jaringan kabel serat optic yang menghubungkan satu benua dengan benua lain, kabel serat optic tersebut dibangun di dasar laut.

Spesifikasi jaringan Global Area Network (GAN) dikembangkan oleh banyak kelompok dan tidak ada definisi utama tentang GAN ini. Namun biasanya GAN adalah model yang berfungsi untuk mendukung komunikasi mobile yang mencakup beberapa LAN wireless, area yang dilingkupi satelit dan sebagainya.

Kecepatan GAN bervariasi mulai dari 1,5 Mbps sampai dengan 100 Gbps dan cakupannya mencakupi ribuan kilometer.

Jaringan Komputer Berdasarkan Ruang Lingkup Organisasi

Jaringan biasanya dikelola oleh organisasi yang memilikinya. Jaringan perusahaan swasta dapat menggunakan gabungan intranet dan extranet. Mereka juga dapat menyediakan akses jaringan ke Internet, yang tidak memiliki pemilik tunggal dan memungkinkan konektivitas global hampir tanpa batas.

1. Intranet
Intranet adalah sebuah jaringan privasi (private network) yang menggunakan protokol-protokol Internet (TCP/IP), untuk membagi informasi rahasia perusahaan atau operasi dalam perusahaan tersebut kepada karyawannya. Kadang-kadang, istilah intranet hanya merujuk kepada situs web internal perusahaan.

Untuk membangun sebuah intranet, maka sebuah jaringan haruslah memiliki beberapa komponen yang membangun Internet, yakni protokol Internet (Protokol TCP/IP, alamat IP, dan protokol lainnya), klien dan juga server.

Protokol HTTP dan beberapa protokol Internet lainnya seperti FTP, POP3, atau SMTP adalah komponen protokol yang sering digunakan.

2. Extranet
Extranet atau Ekstranet adalah jaringan pribadi yang menggunakan protokol internet dan sistem telekomunikasi publik untuk membagi informasi bisnis atau operasi secara aman kepada penyalur (supplier), penjual (vendor), mitra (partner), pelanggan dan lain-lain.
Contoh aplikasi yang dapat digunakan untuk extranet adalah Lotus Notes.

3. Internetwork
Internetwork adalah sebuah istilah yang merujuk kepada penghubungan dua buah segmen jaringan atau lebih dengan menggunakan router, sehingga terbuatlah satu buah jaringan yang lebih besar.

Paket-paket yang datang dari salah satu jaringan yang tergabung dengan internetwork akan diteruskan ke jaringan tujuannya oleh router, dengan menggunakan proses routing. Teknik ini juga merupakan teknik yang sama yang digunakan untuk menghubungkan antar jaringan di dalam jaringan Internet.

4. Internet
Internet adalah contoh terbesar dari sebuah internetwork. Ini adalah sistem global dari jaringan-jaringan pemerintahan, akademik, perusahaan, publik dan pribadi yang saling berhubungan. Internet didasarkan pada teknologi jaringan dari Internet Protocol Suite .

Internet adalah penerus dari Advanced Research Projects Agency Network (ARPANET) yang dikembangkan oleh DARPA dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Internet juga merupakan tulang punggung komunikasi yang mendasari World Wide Web (WWW).

Peserta di Internet menggunakan beragam metode dari beberapa ratus protokol yang didokumentasikan, dan sering distandarisasi, yang kompatibel dengan Internet Protocol Suite dan alamat IP yang dikelola oleh Internet Assigned Number Authority dan alamat pencatatan.

5. Darknet
Darknet adalah jaringan overlay, biasanya berjalan di Internet yang hanya dapat diakses melalui perangkat lunak khusus.

Darknet adalah jaringan anonimisasi di mana koneksi dibuat hanya antara rekan tepercaya kadang disebut F2F menggunakan protokol dan port non-standar.

Darknets berbeda dari jaringan peer-to-peer terdistribusi lainnya karena berbagi bersifat anonim (yaitu, alamat IP tidak dibagikan secara publik), dan oleh karena itu pengguna dapat berkomunikasi dengan sedikit takut campur tangan pemerintah atau perusahaan.

Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Tim_Berners-Lee
https://id.wikipedia.org/wiki/Vinton_G._Cerf
https://id.wikipedia.org/wiki/Ray_Tomlinson
https://en.wikipedia.org/wiki/J._C._R._Licklider

2 Comments

Silahkan berkomentar dengan relevan

error: Maaf! Artikel tidak bisa di copas. Silahkan klik download artikel dibagian bawah artikel