Pengertian ROM (Read Only Memory) Dan Fungsinya

Pengertian ROM dan Fungsi dan Jenisnya – Seperti yang kita semua tahu bahwa setiap komputer memiliki penyimpanan atau perangkat memori. Salah satu media penyimpanan di komputer adalah ROM.

Artikel ini akan membahas tentang pengertian dari rom beserta fungsi dan jenisnya. Mari kita lanjutkan.

Pengertian ROM Dan Fungsinya

Apa itu ROM? ROM adalah kependekan dari Read Only Memory. ROM juga termasuk media penyimpanan data yang digunakan oleh komputer dan beberapa perangkat elektronik lainnya. Seperti namanya (read only), data yang disimpan dalam ROM hanya dapat dibaca. Ini berarti Anda tidak dapat menghapus atau mengubah data yang disimpan dalam ROM.

ROM juga dikenal sebagai firmware. Firmware adalah kode dasar untuk mulai menjalankan komputer. Begitu komputer mulai dan beroperasi, CPU mengambil alih.

Firmware juga sering disebut sebagai BIOS atau Basic input ouput system. Pada kebanyakan komputer modern, memori ROM terletak di chip BIOS, seperti yang Anda lihat di bawah ini. Chip BIOS biasanya terhubung ke motherboard.

pengertian rom dan fungsinya
pengertian rom dan fungsinya

Ketika Anda menekan tombol power, chip BIOS akan “bangun” dan memeriksa berbagai komponen komputer Anda untuk memastikan semuanya ada dan berfungsi dengan baik. Inilah alasan mengapa ROM disebut firmware dan juga instruksi pada memori ROM berinteraksi langsung dengan berbagai komponen perangkat keras.

Baca juga: 30 Perangkat Keras Komputer dan Fungsi serta Gambarnya

Chip ROM tidak hanya digunakan pada komputer, tetapi juga sebagian besar barang elektronik lainnya. Karena data sepenuhnya dimasukkan ke dalam pembuatan chip ROM, data yang disimpan tidak dapat dihapus atau diganti.

Akibatnya, ROM adalah penyimpanan data permanen atau non-volatile. Dan data yang disimpan dalam ROM tidak akan hilang bahkan jika komputer dimatikan.

Tidak seperti RAM yang merupakan media penyimpanan data sementara, data dalam RAM akan hilang ketika komputer dimatikan.

Fungsi ROM (Read Only Memory)

1. Berfungsi untuk menyimpan program
Setiap komputer yang disimpan-program dapat menggunakan bentuk penyimpanan non-volatil (yaitu penyimpanan yang menyimpan data ketika daya dihapus) untuk menyimpan program awal yang dijalankan ketika komputer dihidupkan atau dijalankan (proses yang dikenal sebagai bootstrapping, sering disingkat menjadi ” boot “atau” boot up “).

Demikian pula, setiap komputer non-sepele memerlukan beberapa bentuk memori yang dapat berubah untuk merekam perubahan dalam keadaan ketika dieksekusi.

2. Berfungsi untuk menyimpan data
Karena ROM (setidaknya dalam bentuk topeng yang diprogram) tidak dapat dimodifikasi, itu benar-benar hanya cocok untuk menyimpan data yang tidak diharapkan memerlukan modifikasi untuk masa pakai perangkat.

Untuk alasan ini, ROM telah digunakan pada banyak komputer untuk menyimpan tabel pencarian untuk evaluasi fungsi matematis dan logis (misalnya, unit floating-point dapat menabulasikan fungsi sinus untuk memfasilitasi perhitungan lebih cepat). Ini sangat efektif ketika CPU lambat dan ROM murah dibandingkan dengan RAM

Untuk memahami lebih lanjut tentang RAM. Harap baca: pengertian ram dan fungsinya

Jenis Jenis ROM

ROM memiliki beberapa tipe, jenis yang paling umum adalah PROM, EPROM dan EEPROM. Simak ulasan di bawah untuk mempelajari lebih lanjut tentang jenis jenis ROM.

1. Mask ROM
Mask ROM adalah jenis memori read-only di mana konten dibuat oleh produsen dengan sirkuit terpadu (tidak dibuat oleh pengguna). Data dalam ROM dimasukkan langsung melalui topeng saat merakit chip. Ini membuatnya sangat ekonomis terutama jika kami memproduksi dalam jumlah besar.

Tetapi ini juga menjadi sangat mahal karena tidak fleksibel. Suatu perubahan bahkan jika hanya satu bit membutuhkan topeng baru yang tentunya tidak murah. Karena tidak fleksibel, jarang ada yang menggunakannya lagi.

Aplikasi lain yang mirip dengan ROM adalah CD-ROM yang direkam sebelumnya, yang tidak asing bagi kita, salah satunya adalah CD musik. Berbeda dengan pendapat banyak orang bahwa CD-ROM ditulis oleh laser, sebenarnya data pada CD-ROM lebih tepat dicetak pada disk plastik.

2. PROM
PROM adalah singkatan dari memori programmable read only memory. Chip memori jenis ini hanya dapat ditulis sekali. Setelah program ditulis ke PROM, program akan tetap selamanya. Perbedaan paling menonjol antara PROM dan ROM adalah bahwa PROM diproduksi sebagai memori kosong, sementara ROM diprogram selama proses pembuatan.

Untuk menulis data pada chip PROM, Anda memerlukan perangkat khusus yang disebut PROM programmer atau PROM burner. Proses pemrograman PROM kadang-kadang disebut PROM burning.

3. EPROM
EPROM baca ee-prom adalah singkatan dari erasable programmable read-only memory. EPROM adalah jenis memori khusus yang mempertahankan isinya sampai terkena sinar ultraviolet. Sinar ultraviolet akan membersihkan data yang tersimpan di dalamnya, sehingga jenis ROM ini akan sangat mungkin diprogram ulang.

Untuk menulis dan menghapus EPROM, Anda memerlukan perangkat khusus yang disebut PROM programmer atau PROM burner.

4. EEPROM
EEPROM singkatan dari memori Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory. ROM jenis ini dapat dihilangkan secara elektrik dengan memaparkan muatan listrik. Seperti jenis PROM lainnya, EEPROM menyimpan data bahkan jika komputer dimatikan.

Nah, itulah pengertian ROM dan fungsinya. Semoga bermanfaat! Terima kasih telah membaca artikel ini hingga selesai. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Silahkan berkomentar dengan relevan

error: Maaf! Artikel tidak bisa di copas. Silahkan klik download artikel dibagian bawah artikel